Salah satu BTS milik Tri Indonesia yang berada di Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE
Hingga April 2025, lanjutnya, Tri telah membangun sebanyak 324 BTS sites di Kediri sehingga mampu mendukung aktivitas digital masyarakat di 29 kecamatan (26 Kecamatan di Kabupaten Kediri dan 3 Kecamatan di Kota Kediri) dan 344 Desa di Kabupaten Kediri dan 46 Kelurahan di Kota Kediri.
Secara keseluruhan, lanjut Fahd Yudhanegoro, lagi, bahwa Tri telah mengoperasikan 6.398 BTS sites di Jawa Timur, menjangkau 658 kecamatan dan 4.893 desa. Bersamaan dengan perluasan jangkauan dan peningkatan kualitas jaringan, Tri menambahkan titik distribusi produk dan layanan.
"Tri bekerja sama dengan wirausaha lokal dalam membangun pusat distribusi resmi untuk produk dan layanan Tri hingga area pelosok yaitu 3Kiosk. Saat ini, terdapat 90 3Kiosk di Jawa Timur, dengan 5 3Kiosk di Kediri yang bertujuan untuk turut mendorong ekonomi lokal," paparnya.
Selain itu, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan produk, Tri juga bekerja sama dengan lebih dari 1.307 outlet di Kediri. Salah satunya dengan Hergiyan Kevin Firmansyah, Pemilik 3Kiosk di Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Kevin mengaku telah bermitra dengan Tri untuk 3Kiosk Plemahan sejak Juli 2024. Setelah mencoba sendiri sinyal Tri yang kuat di area pusat kota Kediri hingga wilayah pelosok, ia ingin masyarakat setempat juga menikmati keandalan sinyal Tri, serta rangkaian produk dengan harga hemat dan sesuai kebutuhan.
"Upaya Tri memperkuat dan memperluas jaringan yang terus berlanjut semakin meyakini saya untuk terus menjadi rekan bisnis Tri," akunya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




