Dukung UMKM, Mahasiswa UNP Kediri Ciptakan Mesin Pengaduk Petis Otomatis

Dukung UMKM, Mahasiswa UNP Kediri Ciptakan Mesin Pengaduk Petis Otomatis Mahasiswa UNP Kediri saat menunjukkan sertifikat mesin pengaduk petis. Foto: Ist

Menariknya, Dany menyebut mesin ini tidak dijual, melainkan dihibahkan kepada Ibu Amanah, pelaku UMKM petis asal Kelurahan Ngampel, Mojoroto, Kota Kediri, yang juga menjadi inspirasi skripsi mereka.

“Ini bukan sekadar proyek tugas akhir, tapi bentuk kontribusi nyata kami kepada masyarakat,” akunya.

Inovasi ini juga akan didaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) agar terlindungi secara hukum dan bisa dikembangkan untuk skala industri rumahan lebih luas. Dany berharap alat ini bisa direplikasi dan menginspirasi mahasiswa lain untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNP Kediri, Sulistiono, mengapresiasi terobosan mahasiswanya yang menurutnya sejalan dengan semangat 'Saintek Berdampak' dari Kemendikbudristek.

“Ini bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tapi juga memberi solusi konkret bagi masyarakat,” ujarnya.

Mesin pengaduk petis otomatis juga menjadi salah satu karya unggulan dalam Olimpiade Mahasiswa Teknik UNP Kediri pada 18 Juni 2025. Selain itu, turut dipamerkan pula inovasi lain seperti mesin pemotong kerupuk puli dan pencacah rumput untuk pakan ternak yang langsung diminati warga Kecamatan Semen.

Pihak kampus berencana mendaftarkan sebagian besar hasil inovasi ke HaKI sebagai bentuk perlindungan karya sekaligus mendongkrak reputasi akademik untuk akreditasi universitas. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO