DPO Midhol duduk di kursi roda dengan kedua betis tertembak didorong petugas di bandara dengan pengawalan ketat. FOTO: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPO perampokan disertai pembunuhan agen BRILink di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Ahmad Midhol alias Hamid alias Mitkol (38) tiba di Bandara Juanda Surabaya setelah diterbangkan dengan pesawat dari Kalimantan Tengah, Senin (30/6/2025).
Tersangka duduk di kursi roda dengan kondisi dua betis ditembak. Sementara sebagain wajahnya tertutup. Ia mendapatkan pengawalan ketat tim Macan Giri Polres Gresik.
BACA JUGA:
- Polres Gresik Bongkar Jaringan Sabu dan Pil Koplo Lintas Wilayah, 5 Pengedar Ditangkap
- Viral Mahasiswa Aniaya Siswa SMP Saat Kerjakan Tugas, Gresik Berujung Mediasi Polisi
- Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Gresik Gelar Rakor Pengamanan Bulan Suro
- Diikuti Puluhan Peserta, Polres Gresik Gelar Donor Darah Sambut HUT Bhayangkara
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz menyampaikan, tindakan tegas terukur petugas melumpuhkan DPO Midhol dengan menembak betis karena saat ditangkap berusaha melawan petugas dan berusaha kabur.
"Saat kami amankan pelaku melakukan perlawanan dan berupaya kabur. Petugas akhirnya lakukan tindakan tegas terukur (ditembak)," ujarnya.
Midhol yang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) selama satu tahun bersembunyi di salah satu gubuk di tengah kebun sawit Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang jaraknya sekitar 230 kilometer dari ibu kota Kalteng. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




