Lia Istifhama
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Senator asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama menilai pergantian anggota kabinet atau reshuffle yang terjadi di kabinet Presiden Prabowo Subianto merupakan hal lumrah dan menjadi prerogatif Presiden.
Menurutnya, perombakan di sejumlah kementerian dapat diikuti dengan kian kuatnya soliditas yang berdampak para akselerasi kinerja para pembantu presiden dalam mewujudkan visi misi pemerintahan untuk kesejahteraan rakyat.
BACA JUGA:
- Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Inpres di Sampang, Tekan Biaya Logistik Nasional
- Tutup Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Soroti Kebocoran Kekayaan Negara
- Siang Ini, Presiden Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan
- Senator Lia: Pemadaman Listrik Bergilir Bisa Dimaklumi, Asal Informasi Disampaikan dengan Jelas
"Reshuffle kabinet adalah hal lumrah dalam dinamika pemerintahan. Yang terpenting adalah bagaimana para menteri mampu membuktikan diri dengan kerja nyata, menghadirkan inovasi, serta menjaga kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo," kata perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu, dalam keterangannya, Selasa (9/9/2025).
Lebih lanjut, putri Ulama Jawa Timur, KH Masykur Hasyim ini juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas kementerian agar program-program prioritas dapat berjalan sinergis.
Dengan begitu, sambungnya, hasil kerja kabinet tidak hanya dirasakan secara makro, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga lapisan bawah.
“Harapan saya, para menteri bisa segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja Presiden Prabowo yang mengutamakan kecepatan dan keberpihakan pada rakyat. Karena pada akhirnya, tujuan kita adalah Indonesia yang semakin adil, makmur, dan sejahtera,” tambah anggota DPD RI Komite III itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




