Gus Fawait mengakui bahwa pembukaan rute ini sebelumnya terasa sulit terwujud bagi Kabupaten Jember.
Ia pun mengapresiasi pihak-pihak yang mendukung, terutama Direktur Utama Lion Air Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, yang berperan besar dalam realisasi rute penerbangan tersebut.
Menurutnya, keberadaan rute ini menjadi langkah penting dalam mendorong kemajuan Jember.
Dari sisi biaya, tarif perkenalan ditawarkan sekitar Rp800 ribu, memberikan opsi perjalanan yang lebih cepat namun tetap terjangkau bagi masyarakat.
Salah satu penumpang, Viona Alvioniza asal Kaliwates, juga membagikan pengalamannya. Ia mengaku puas dengan layanan maskapai serta durasi perjalanan yang jauh lebih singkat dibandingkan jalur darat.
“Perjalanannya sangat efisien dan pelayanannya juga memuaskan. Rasanya saya akan lebih sering berkunjung ke Bali lewat penerbangan ini,” ujarnya (nga/yud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




