Bupati Kediri Serahkan Bonus Rp2,4 M untuk Atlet SEA Games Thailand dan Porprov Jatim 2025

Bupati Kediri Serahkan Bonus Rp2,4 M untuk Atlet SEA Games Thailand dan Porprov Jatim 2025 Bupati Kediri saat menyerahkan bonus untuk atlet. Foto: Ist

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri, Hanindito Himawan Pramana, memberikan apresiasi atas pencapaian kontingen dalam Porprov IX Jatim 2025. Kontingen Kediri sukses mengoleksi 91 medali, terdiri dari 24 emas, 22 perak, dan 45 perunggu.

Dalam acara pembubaran kontingen di Graha Lila, Kecamatan Ngasem, Selasa (23/12/2025), ia menyerahkan bonus senilai Rp2,407 miliar kepada ratusan atlet. 

"Ini bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kediri terhadap (para atlet dari) cabor-cabor yang ada," katanya.

Ia berpesan agar prestasi yang diraih dapat terus ditingkatkan. Dhito menargetkan Kabupaten Kediri masuk 5 besar pada Porprov Jatim 2027. 

"Karena target kita di Porprov 2027 masuk 5 besar," ujarnya.

Selain atlet Porprov Jatim 2025, penghargaan juga diberikan kepada 3 atlet berprestasi di ajang internasional. Mereka adalah Rendy Varera Sanjaya (peraih emas dan perak cabang sepeda SEA Games Thailand), Yolana Betha Pangestika (peraih perunggu cabang bola voli SEA Games Thailand), dan Aura Sinta Putri Arismanda (peraih emas Asian Karate Championship Cina).

Prestasi para atlet diharapkan menjadi motivasi bagi atlet muda untuk berkiprah di level internasional. Bupati Kediri juga menyampaikan rencana menjalin komunikasi dengan Gubernur Khofifah, serta kepala daerah sekitar agar Porprov Jatim 2029 bisa digelar di Kediri dan wilayah sekitarnya. 

"Karena Porprov biasanya tidak di satu daerah, saya akan komunikasi dengan Blitar, atau mungkin Tulungagung, atau Trenggalek atau mungkin Kota Kediri, itu yang akan kita lakukan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menegaskan keberhasilan kontingen merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh pihak terkait. 

“Alhamdulillah, atlet Kabupaten Kediri berhasil mengoleksi 91 medali. Ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga,” ucapnya.

Hakim menjelaskan, bonus atlet perorangan ditetapkan Rp30 juta untuk emas, Rp15 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu. 

Untuk kategori beregu, bonus disesuaikan dengan poin cabang olahraga. Ia menambahkan, pembinaan jangka panjang akan difokuskan pada atlet asli Kediri agar tidak berpindah daerah, dengan prioritas cabang olahraga terukur seperti renang dan atletik. (uji/mar)