Kontrakan pelaku yang menjadi TKP pembunuhan di Lowokwaru (dok. Ist)
KOTA MALANG,BANGSAONLINE.com - Motif pembunuhan terhadap perempuan muda berinisial SM (23) di Kota Malang terungkap.
Pelaku diduga menghabisi korban karena enggan membayar setelah memesan jasa korban melalui aplikasi kencan.
Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Ikan Gurami, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, pada Minggu (27/12/2025) malam.
Terduga pelaku diketahui bernama Musa Krisdianto Warorowai (29), yang merupakan penghuni kos di lokasi kejadian.
Penasihat hukum pelaku, Guntur Putra Abadi Wijaya, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat pelaku memesan korban melalui aplikasi kencan MiChat dan menyepakati transaksi untuk bertemu.
“Usai memesan, kemudian berlanjut transaksi dengan melakukan hubungan di rumah kos atau rumah kontrakan tersebut. Saat transaksi di aplikasi, disepakati harganya Rp 200.000,” kata Guntur saat dikonfirmasi.
Setelah melakukan hubungan, pelaku menolak membayar dengan alasan fisik korban tidak sesuai dengan foto profil yang ditampilkan di aplikasi kencan.
Pelaku kemudian menawarkan ponsel sebagai pengganti pembayaran tunai yang sebelumnya telah disepakati.
“Korban menolak ketika mau dibayar dengan HP, karena tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Korban kemudian mengancam kalau tidak dibayar akan dilaporkan ke warga sekitar,” jelas Guntur.
Ancaman tersebut membuat pelaku panik. Ia lalu menuju dapur dan mengambil pisau.
“Karena panik takut ketahuan warga, pelaku menganiaya korban menggunakan pisau dapur. Jadi tersangka ini menghabisi korban secara spontan,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, pembunuhan tersebut terjadi sekitar pukul 22.15 WIB. Peristiwa ini terungkap setelah warga mendengar teriakan seorang perempuan meminta tolong dari lantai dua bangunan kos.
Warga kemudian mendatangi lokasi dan mendobrak pintu kos. Saat pintu terbuka, pelaku terlihat berlari turun dari lantai dua sambil membawa senjata tajam.
Pelaku sempat melarikan diri ke gang perumahan di samping kos. Sementara itu, warga menemukan korban dalam kondisi tengkurap dengan luka di bagian dada dan segera melaporkannya ke Polsek Lowokwaru.
Sekitar pukul 23.00 WIB, warga bersama petugas kepolisian melakukan pencarian dan menemukan pelaku bersembunyi di dekat tandon air yang tertutup banner di salah satu rumah warga.







