BANTUL,BANGSAONLINE.com - Sebuah pabrik tahu di Dusun Nitipuran, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, diilalap api pada Sabtu (3/1/2026) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kebakaran bermula setelah delapan karyawan pabrik selesai melakukan aktivitas penggorengan sekitar pukul 16.30 WIB. Usai bekerja, para karyawan kemudian beristirahat.
“Sekitar pukul 18.15 WIB, salah satu karyawan melihat kobaran api yang membakar dinding dan atap pabrik,” ujar Rita kepada awak media, Minggu (4/1/2026).
Menurutnya, api diduga berasal dari sisa bara tungku penggorengan yang tertiup angin karena pintu pabrik dalam kondisi terbuka. Kobaran api pun dengan cepat membesar dan merambat ke bagian bangunan lainnya.
Melihat kejadian tersebut, pemilik pabrik dibantu warga sekitar serta relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) setempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
“Salah satu warga juga segera melaporkan kejadian itu ke BPBD Bantul,” jelasnya.
Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah beberapa saat.
Rita memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan sejumlah kerusakan.
“Kerugian materi meliputi dinding dan atap pabrik yang terbakar, kerusakan instalasi listrik, pompa air, serta tungku penggorengan. Total kerugian diperkirakan sekitar Rp15 juta,” pungkasnya.






