BONDOWOSO,BANGSAONLINE.com - Ratusan pekerja PTPN menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Bondowoso, Selasa (6/1/2026), terkait konflik lahan di Kecamatan Ijen, Desa Kaligedang.
Melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti tuntutan para pekerja sesuai kewenangan dan regulasi yang berlaku.
Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan massa aksi akan diproses berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi.
“Dan sesuai tupoksinya masing-masing. Kalaupun ini harus diputuskan oleh pusat ya kita kembalikan juga ke pusat. Pemerintah daerah sesuai dengan wewenangnya,” terang As’ad.
Sementara itu, Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir menegaskan bahwa dampak konflik lahan tersebut telah menyebabkan sebagian masyarakat tidak dapat bekerja akibat pengrusakan lahan.
Menurutnya, langkah utama yang harus dilakukan adalah penegakan hukum agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.
“Sebenarnya bukan portalnya, yang utama adalah penegakan hukum kepada seluruh masyarakat,” tegasnya.
Dhafir menambahkan, kehadiran pemerintah daerah di lokasi konflik menjadi penting karena terdapat unsur pemerintahan lengkap mulai dari kecamatan, Polsek, Koramil, hingga pemerintahan desa dan dusun.






