Ilustrasi
SUMENEP,BANGSAONLINE.com - Bocah berusia 4 tahun warga Kecamatan Ganding diduga menjadi korban pencabulan oleh remaja yang masih berstatus pelajar di Madrasah Sanawiyah.
Pelaku bernisial MH melancarkan aksi bejat tersebut dirumahnya pada 24 Desember 2025.
BACA JUGA:
- Kakek di Menganti Diamankan Polres Gresik, Diduga Setubuhi Cucu Kandung dan Lakukan Kekerasan
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sumenep Resmikan Hasil Bedah Rumah Milik Warga
- Pelatih Perbakin Jatim Dipolisikan Atas Dugaan Lecehkan Atlet Putri, Korban Trauma Latihan
- Diduga Cabuli Santriwati, Jaksa Tuntut Pengasuh Ponpes di Probolinggo 7 Tahun Penjara
Pada 24 Desember 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, S mengaku ditelepon oleh iparnya bahwa anaknya mengeluh sakit di bagian kemaluannya.
“Setelah ditanya oleh ipar, anak saya bercerita, awalnya dia disuruh neneknya mengantar makanan. Saat melintas di depan rumah MH, anak saya dipanggil. Ya, anak saya mendatangi terlapor di rumahnya,” tuturnya.
“Anak saya disuruh tidur oleh terlapor. Lalu, terlapor memasukkan kelaminnya ke kelamin anak saya,” jelasnya.
Mengetahui kabar tersebut, S mengaku kaget dan ingin segera pulang dari Jakarta. Namun, S baru bisa pulang ke kampung halaman pada 4 Januari 2026.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




