Petugas Damkar Bangkalan saat mengevakuasi ular piton sepanjang 4 meter.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Taman Kanak-kanak di Desa Sabiyan, Kecamatan Kota, Bangkalan, ditemukan dua ekor ular piton. Selain jadi sarang ular, sekolah ini juga menjadi sarang lebah.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Bangkalan, Moch. Arif Mahmud mengatakan, dua ekor ular piton itu bersarang di plafon ruang guru, dan berhasil dievakuasi.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
- Investigasi Keracunan 84 Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan, Satgas MBG Ungkap Temuan ini di SPPG
"Ular piton bersembunyi di tempat yang cukup sulit dijangkau, dan sampai membuat petugas Damkar Bangkalan sedikit kesulitan untuk menangkapnya," kata Arif, Selasa (27/01/2026).
Arif menjelaskan, pihaknya juga harus dua kali ke gedung TK, karena awalnya hanya dilaporkan satu ekor ular piton, namun ternyata terdapat satu ekor lagi.
"Petugas Damkar terpaksa menjebol plafon untuk proses evakuasi sepanjang 4 meter. Siang harinya di lokasi yang sama masih ada satu ekor ular dengan jenis serupa, tapi lebih pendek, sekitar 2 meter," ujarnya.
Ular sepanjang 4 meter itu, awalnya diketahui seorang pekerja yang saat merenovasi gedung bagian belakang TK. Guru menerima laporan itu, langsung menghubungi Damkar Bangkalan.
"Saat dilakukan evakuasi, para siswa sudah tidak ada di sekolah karena sudah pulang. sehingga tidak menciptakan kepanikan dari para siswa maupun wali murid," tuturnya.
Tidak hanya jadi sarang ular, atap ruang guru TK itu juga sarang lebah madu. Mendapati ini, petugas damkar kemudian menggunakan asap untuk menenangkan lebah.
"Di plafon itu juga ada sarang lebah, dan kami langsung evakuasi," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




