Puluhan Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Lewat Bootcamp iSTTS

Puluhan Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Lewat Bootcamp iSTTS Dua anggota Forwas saat mendapat apresiasi dari pemateri

Materi teknis turut disampaikan Dr. Ir. Yosi Kristian, S.Kom., M.Kom. yang memaparkan penerapan machine learning dan computer vision dalam pengolahan data visual serta investigasi digital yang mulai banyak digunakan dalam praktik jurnalistik.

Ketua Forwas, M. Taufik, menilai pelatihan ini relevan dengan kebutuhan jurnalis saat ini. Dunia media di era modern ini memang semakin banyak tantangan. Termasuk hadirnya AI.

“Sekarang sudah zamannya AI. Makanya teman-teman jurnalis juga berusaha terus meng-upgrade diri agar tidak ketinggalan zaman. Penggunaan AI dalam jurnalistik juga bisa membantu meminimalisir hoaks, asalkan tetap digunakan secara bijak dan diverifikasi,” katanya.

Berbeda dari pelatihan berbasis teori, bootcamp ini mengusung pendekatan hands-on learning. Peserta diminta membawa laptop untuk langsung mempraktikkan penyusunan prompt, pengolahan data, hingga simulasi penggunaan AI dalam kerja jurnalistik sehari-hari.

Direktur Rumah Literasi Digital, Andika Ismawan, menyebut pelatihan ini sebagai respons konkret atas tantangan dunia pers di era AI. 

“AI bukan pengganti jurnalis, melainkan alat bantu. Tanpa literasi dan etika, teknologi justru bisa menjadi sumber kesalahan baru,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, menegaskan perannya sebagai kampus responsif terhadap dinamika industri media. (cat/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO