Bocah SD di Gresik Tewas Terseret Arus Selokan saat Hujan Deras

Bocah SD di Gresik Tewas Terseret Arus Selokan saat Hujan Deras Evakuasi seorang bocah yang tewas usai terseret arus di Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Seorang anak berinisial P (7), warga Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, ditemukan meninggal dunia di muara air sekitar tempat tinggalnya, Rabu (4/2/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa derasnya air hujan saat bermain bersama teman-temannya di selokan depan masjid desa pada Selasa (3/2/2026) sekira pukul 17.00 WIB. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh seorang warga, Muzamiysafii, ke Damkar Gresik melalui hotline 112.

Kepala Damkar Gresik, Suyono, menyampaikan pihaknya menerima laporan pukul 19.38 WIB dan langsung menerjunkan petugas untuk melakukan pencarian.

“Usai menerima laporan kami menerjukan petugas untuk melakukan pencarian korban hingga malam. Pencarian kemudian dilanjutkan esok harinya. Sekitar pukul 08.00 WIB kami berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal,” paparnya.

Menurut dia, korban yang asyik bermain air tidak menyadari arus selokan semakin deras hingga terseret masuk ke saluran tertutup. Seorang takmir masjid sempat berusaha menolong, namun tidak berhasil.

Tim Damkar bersama SAR gabungan menyisir lokasi dari titik awal korban terseret arus hingga sekitar muara. Pencarian sempat dihentikan malam hari karena kondisi medan gelap, lalu dilanjutkan pagi harinya.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB di sebuah muara dengan jarak kurang lebih 1 km dari titik lokasi awal. Setelah dibawa ke puskesmas untuk visum, korban kemudian dibawa ke kampung halaman di Kabupaten Bojonegoro untuk dimakamkan,” pungkasnya. (hud/mar)