Tim SAR melakukan pencarian awal Kapal Motor (KM) Kembang Kurma
MATARAM,BANGSAONLINE.com -Kapal motor (KM) Kembang Kurma asal Desa Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, dilaporkan karam di perairan utara Pulau Lombok, NTB.
Hingga saat ini, empat awak kapal yang terdiri dari satu nahkoda dan tiga anak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang.
KM Kembang Kurma diketahui berlayar dari Banyuwangi menuju Kepulauan Sapeken dengan membawa muatan kebutuhan pokok, seperti beras, telur, dan sembako lainnya. Kapal tersebut berangkat dari Pantai Boom, Banyuwangi, pada Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Informasi mengenai kejadian ini disampaikan Kepala UPP Kelas III Sapeken, Herman Eko Yulianto. Ia mengatakan pihaknya menerima kabar awal dari keluarga awak kapal yang berada di Pagerungan Kecil.
“Informasi yang masuk ke kami, semalam ada salah satu ABK yang sempat menghubungi keluarganya dan mengabarkan bahwa kapal mengalami musibah tenggelam. Namun untuk kebenarannya masih kami pastikan,” ujar Herman, Jumat (6/2/2026).
Herman menjelaskan, setelah menerima informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim SAR Mataram untuk melakukan pencarian.
Hingga kini, tim SAR masih melakukan penyisiran di perairan sekitar Pulau Lombok, mulai dari wilayah barat hingga utara yang diduga menjadi lokasi kejadian.
“Tim SAR Mataram sejak kemarin sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga sebagai titik kejadian,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan rute pelayaran, kapal tersebut melintasi perairan utara Pulau Bali hingga Selat Lombok sebelum menuju Kepulauan Sapeken. Karena saat ini masih memasuki musim angin barat, terdapat kemungkinan awak kapal terbawa arus ke arah timur.
“Informasi dari keluarga menyebutkan kejadian terjadi saat kapal berada di tengah perjalanan,” kata Herman.
Terkait penyebab karamnya kapal, Herman menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah insiden tersebut disebabkan oleh faktor cuaca atau gangguan teknis.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR dengan harapan seluruh awak kapal dapat segera ditemukan.







