Ketua TP PKK Kabupaten Kediri saat memberi sambutan.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menggelar lomba penyuluhan 10 Program Pokok PKK di Ruang Rapat Kantor DPMPD, komplek Pendopo Panjalu Jayati pada Senin (9/2/2026).
Lomba yang diikuti para Ketua Tim Penggerak PKK desa itu mengangkat tema keseharian, seperti pola asuh anak di era digital, kesehatan pangan keluarga, dan pencegahan stunting.
“Saya berharap lomba penyuluhan ini tidak sekadar kompetisi, mencari siapa yang terbaik, namun juga untuk mengukur sejauh mana kerja kita semua dan seberapa besar dampak yang bisa dirasakan masyarakat,” kata Ketua TP PKK Kabupaten Kediri.
Ditekankan pula pentingnya peran kader PKK sebagai ujung tombak perubahan. Menurutnya, saat ini banyak anak lebih dekat dengan gadget dibanding orang tua.
“Di sinilah peran ibu, dibantu kader PKK untuk mengingatkan bahwa pendampingan, batas waktu penggunaan gadget, dan komunikasi hangat di rumah jauh lebih penting daripada sekadar memberi handphone agar anak diam,” paparnya.
Terkait stunting, ia menegaskan penanganan tidak cukup dengan pemberian makanan tambahan, tetapi juga edukasi, pendampingan ibu hamil, dan pemantauan tumbuh kembang balita.
“Saya yakin kader-kader PKK desa adalah garda paling depan sekaligus ujung tombak penurunan stunting,” ujarnya.
Istri Bupati Kediri itu menegaskan capaian lomba bukan sekadar menentukan pemenang.
“Lebih dari itu, diharapkan nantinya setiap orang tua mengerti pola pengasuhan anak yang ideal, kemudian ibu yang tahu cara memasak makanan bergizi, dan juga stunting yang dapat ditekan,” pungkasnya. (uji/mar)








