“Kalau saya masih terjual sekitar 10 krepes. Yang lain, nol,” ungkapnya.
Para pedagang menilai tata kelola konser tidak profesional, mulai dari perubahan layout stan UMKM hingga minimnya akses penonton ke area pedagang.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PT Diyu Daksa Entertainment, Danang, menyampaikan permohonan maaf.
“Kami akan mengembalikan 50 persen, meskipun secara internal EO juga mengalami kerugian,” jelasnya.










