Para siswa SMAN 1 Kokop yang dirawat di puskesmas setempat akibat gangguan kesehatan usai menyantap menu MBG (dok. Ist)
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 21 siswa SMAN 1 Kokop, Kecamatan Kokop, menjalani perawatan di puskesmas setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) pada Kamis (4/6/2026).
Salah satu tokoh masyarakat Bangkalan, Mathur Husyairi, mengatakan sebanyak 21 siswa harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat.
"Puluhan siswa itu dari satu sekolah," ungkap Mathur.
Menurut Mathur, sebelum dilarikan ke puskesmas, para siswa sempat mengonsumsi paket MBG yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangkalan Kokop Dupok 1 yang dikelola Yayasan Langkah Bersama Kita (LBK).
Menu yang disajikan dalam program tersebut terdiri atas nasi, sate ayam, tempe goreng, acar timun dan wortel, serta buah semangka.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangkalan, dr Wiwid Mayasari, mengatakan pihaknya segera mendatangi lokasi untuk mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




