Owner Diskotek Valhalla Surabaya Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penipuan

Owner Diskotek Valhalla Surabaya Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penipuan Ivan Kuncoro, owner Discotic Valhalla

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Ivan Kuncoro, owner Discotic Valhalla dilaporkan ke Polrestabes Surabaya atas dugaan penipuan dan penggelapan.

Sebelumnya, Ivan Kuncoro sempat tersandung kasus narkotika setelah dinyatakan positif mengonsumsi ekstasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Timur.

Kali ini, laporan terhadap Ivan diajukan oleh dua pelapor berinisial LS dan AC terkait dugaan penipuan. Kedua laporan tersebut dibuat dalam waktu berdekatan.

Laporan pertama dilayangkan seorang perempuan berinisial LS pada Selasa (10/2/2026). Sehari kemudian, seorang pria berinisial AC juga mengajukan laporan serupa pada Rabu (11/2/2026).

Dalam laporan tersebut, nama istri Ivan Kuncoro, Siau Novita, turut dicantumkan sebagai terlapor. Saat ini, kedua laporan itu ditangani Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan penipuan bermula saat Ivan diamankan BNN Jawa Timur di Fox Lounge & KTV Tidar. 

Ketika proses hukum berjalan, Ivan diduga meminta sejumlah uang kepada delapan rekannya yang turut diamankan dalam penggerebekan tersebut.

"Satu orang dimintai sekitar Rp35 juta, namun nominalnya bervariasi. Total uang yang terkumpul mencapai hampir Rp300 juta," ujar sumber tersebut.

Uang ratusan juta rupiah itu disebut akan digunakan sebagai "uang suap" atau pelicin kepada pihak BNN Jawa Timur agar proses hukum terhadap sembilan orang yang diamankan dapat diatur. Namun, uang tersebut diduga tidak disetorkan sebagaimana kesepakatan.

Pihak BNN Jawa Timur secara tegas membantah menerima aliran dana apa pun dalam perkara tersebut.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Raditya Herlambang, membenarkan adanya laporan terhadap Ivan Kuncoro dan istrinya.

“Iya benar, ada laporan masuk perihal tersebut sudah semingguan ini,” ujar AKP Raditya saat dikonfirmasi.

Meski laporan telah diterima sekitar sepekan lalu, kepolisian menyatakan belum melakukan pemanggilan terhadap Ivan maupun Siau Novita. Penyidik masih mendalami materi laporan yang masuk.

“Laporan sudah kami terima, namun untuk saat ini kami belum melakukan klarifikasi terhadap terlapor (Ivan Kuncoro dan Siau Novita),” pungkasnya. (rus/van)