Ramadhan di Lapas Kediri: One Day One Juz Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan

Ramadhan di Lapas Kediri: One Day One Juz Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan Salah satu warga binaan Lapas Kediri saat belajar membaca Alquran. Foto: Ist

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Suasana Ramadhan di Lapas Kelas IIA Kediri terasa berbeda dengan meningkatnya aktivitas ibadah warga binaan. Sejak hari pertama puasa, pembinaan keagamaan mendapat porsi lebih besar, dengan Masjid At-Taubah menjadi pusat kegiatan spiritual.

Kepala Lapas Kediri, Solichin, menyebut program One Day One Juz menjadi salah satu agenda utama. 

“Setiap santri menyesuaikan dengan kemampuan dan ritmenya masing-masing, namun tetap memegang komitmen menyelesaikan satu juz Alqur’an setiap hari,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).

Ia menambahkan, program ini bukan sekadar mengejar target bacaan, melainkan juga melatih pengaturan waktu dan disiplin diri. Warga binaan menyelipkan bacaan Alquran di sela kegiatan harian, sehingga tumbuh kemandirian dan konsistensi ibadah.

Selain itu, pembinaan diperkuat dengan kegiatan mengajar mengaji. Warga binaan yang memiliki sertifikat guru ngaji diberi kepercayaan membimbing santri lain, menciptakan suasana belajar sederhana namun saling mendukung.

“Melalui One Day One Juz dan kegiatan mengajar mengaji, Lapas Kediri berupaya menghadirkan pembinaan yang lebih bermakna selama Ramadhan. Tidak hanya rutinitas ibadah, tetapi juga proses membangun refleksi, pengendalian diri, dan tanggung jawab,” kata Solichin.

Seorang warga binaan berinisial G mengaku program tersebut membuat pikirannya lebih tertata. Ia merasa lebih tenang dan menjadikan Ramadhan kali ini sebagai titik balik untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana. (uji/mar)