Pelaksanaan program MBG di Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Program MBG atau Makan Bergizi Gratis tetap didistribusikan selama Ramadhan dengan konsep berbeda. Hal tersebut sesuai putusan Badan Gizi Nasional (BGN) yang memastikan program tetap berjalan meski dalam bentuk penyaluran kering.
Pantauan di sejumlah sekolah menunjukkan MBG diterima dalam bentuk kering. Siti Khadijah, kepala sekolah tingkat dasar di Kecamatan Bangkalan, menjelaskan pihak sekolah telah mendapat pemberitahuan dari SPPG.
BACA JUGA:
- Lantik Pengurus Anak Cabang se-Pasuruan Raya, Sekretaris DPD PDIP Jatim Singgung soal MBG
- Menham Pigai Soroti Dugaan Keracunan MBG di Surabaya, SPPG Dinilai Layak Dihentikan
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Petaka! Ratusan Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Keracunan MBG dari SPPG Tembok Dukuh
“Sebelumnya memang pihak SPPG datang langsung kepada kami dan memberitahukan kalau MBG akan terus berjalan tetapi dalam bentuk berbeda yaitu dalam bentuk kering,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, pembagian dilakukan dua kali seminggu dengan sistem rapel setiap tiga hari, yakni setiap Senin dan Kamis. Sementara itu, seorang guru di Kecamatan Socah berinisial H menyebut penyaluran di sekolahnya dilakukan setiap Selasa dan Kamis.
“MBG di bulan puasa untuk hari Senin–Rabu diberikan hari Selasa, dan untuk Kamis–Sabtu diberikan hari Kamis juga dalam bentuk kering,” katanya. (mzr/uzi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




