"Upah yang diusulkan Bupati sangat rendah, awalnya diusulkan Rp 1.808.000 dicabut menjadi Rp 1.923.000. Tuntutan kami minimal Rp 2.115.000," kata Teguh kepada wartawan.
Teguh menuturkan, aksi unjuk rasa kali ini melibatkan sekitar 2.000 buruh dari 6 perusahaan di Kabupaten Jombang. Praktis, 6 pabrik tersebut berhenti beroperasi.
Pihaknya mengancam, akan melakukan aksi mogok massal dengan massa lebih besar jika pemerintah tak merevisi usulan UMK 2016 sesuai dengan tuntutan kaum buruh.
"Buruh akan beraksi lagi dengan massa lebih besar jika tuntutan kami tidak dikabulkan. Bila perlu perusahaan di kabupaten Jombang kami stop semua untuk ikut aksi sampai tuntutan kami terpenuhi," ujarnya.
TAGS:demo jombang









