E-Voting di Pilkades Serentak Sidoarjo Menguat, Pengamat Ungkap Hal ini

E-Voting di Pilkades Serentak Sidoarjo Menguat, Pengamat Ungkap Hal ini Surokim Abdus Salam, M,Si, Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM). foto: istimewa.

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Tahun ini, serentak akan digelar di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Dalam waktu dekat, pelaksanaan dijadwalkan berlangsung di Kabupaten pada Mei 2026.

Sejumlah pihak menilai penggunaan electronic voting atau e-voting layak diterapkan.

Sistem tersebut pernah digunakan di Kabupaten Magetan pada 2023 dan 2025 serta dinilai berhasil.

Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdus Salam mendorong penerapan sistem tersebut.

Menurutnya, e-voting dapat menjadi terobosan dan inovasi politik di tingkat lokal. 

Selain itu, sistem ini juga menjadi indikator kemajuan teknologi dalam sistem politik modern.

"Dari sisi teknologi itu menjadi solusi dan juga memiliki keunggulan, khususnya terkait kecepatan waktu, akses, dan transparansi," kata Surokim, Rabu (1/4/2026) malam.

Namun, ia menilai penerapan e-voting memerlukan prasyarat yang kompleks.

Kesiapan infrastruktur serta perangkat teknologi, baik perangkat keras maupun lunak, menjadi faktor penting.

Aspek keamanan juga menjadi tolok ukur utama dalam kesiapan penerapan sistem tersebut.

Surokim menambahkan, pengalaman di negara maju menunjukkan e-voting juga memiliki sejumlah tantangan.

Karena itu, penerapannya membutuhkan pengawalan dan pengawasan yang ketat.

"Desa urban dengan penduduk kelas menengah yang dominan, infrastruktur komunikasi yang memadai, saya pikir relevan e-voting pilkades," ujar Surokim.

Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten , Rizza Ali Faizin mendukung wacana dengan sistem e-voting. Menurut Politikus PKB ini sistem e-voting tergolong mudah dan murah.

Kepala Satuan Koordinator Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkorwil Banser) Jawa Timur ini mengungkapkan, apalagi sistem ini sudah pernah dilaksanakan di Kabupaten Magetan dan tergolong sukses.

Karena itu, sistem e-voting sangat relevan dilaksanakan di Kabupaten . Ia mengaku 100 persen mendukung pelaksanaan dengan sistem e-voting.

"Kalau Magetan aja bisa, apalagi yang tergolong metropolis. Menurut saya kalau belum dilaksanakan secara keseluruhan , tapi paling tidak dilaksanakan di desa yang masuk wilayah perkotaan," pungkasnya. (mdr/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Kecelakaan Karambol di Medaeng Sidoarjo, Truk Tabrak Tiga Mobil Hingga Terguling':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO