Polda Jatim Pulangkan PMI Malang Korban TPPO dari Arab Saudi

Polda Jatim Pulangkan PMI Malang Korban TPPO dari Arab Saudi Dirres PPA-PPO Polda Jatim bersama anggota menyelamatkan korban TPPO asal Malang yang berada di Arab.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ditres PPA-PPO Polda Jatim memulangkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Malang berinisial NF yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Arab Saudi. 

Korban tiba di Indonesia pada Sabtu (18/4/2026) setelah melalui koordinasi intensif selama 2 bulan dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI, serta BP3MI Jawa Timur.

Dirres PPA-PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, menyampaikan pemulangan korban merupakan hasil percepatan penanganan kasus setelah pihaknya mengamankan tersangka berinisial MZ (61), warga Kabupaten Malang. 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga telah memberangkatkan lebih dari 100 PMI secara non-prosedural sejak tahun 2011 hingga 2026,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Selama bekerja di Arab Saudi, korban diketahui mengalami tekanan psikis dan perlakuan tidak manusiawi, termasuk pembatasan ibadah, kerja tanpa istirahat, hingga kekerasan fisik. Saat ini korban telah berada di Indonesia dan mendapat pendampingan lanjutan.

MZ sebagai tersangka kini menjalani proses penyidikan, sementara polisi terus mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan penyalur ilegal lainnya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta Undang-Undang TPPO dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polda Jatim mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur non-prosedural dan memastikan penempatan dilakukan sesuai prosedur resmi guna menghindari risiko menjadi korban TPPO. (rus/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Akhirnya, Putra Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati Serahkan Diri ke Polda Jatim':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO