Tanpa Demo May Day 2026, Pemkab Gresik Perkuat Sinergi dengan Buruh

Tanpa Demo May Day 2026, Pemkab Gresik Perkuat Sinergi dengan Buruh Bupati Fandi Akhmad Yani bersama pejabat Forkopimda menyaksikan salah satu buruh mendapatkan undian motor niaga dalam peringatan May Day 2026. foto: ist.

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik bersama serikat pekerja memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan suasana kondusif tanpa aksi turun ke jalan. Kegiatan dipusatkan di halaman Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (1/5/2026).

Peringatan kali ini diisi dengan tasyakuran, doa bersama, serta penguatan komitmen antara pemerintah, buruh, dan dunia usaha untuk menjaga stabilitas daerah dan keberlanjutan pembangunan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, momentum May Day harus dimaknai sebagai ruang kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

“Peringatan 1 Mei ini menjadi pengingat bahwa kesejahteraan pekerja adalah prioritas kita bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kondusivitas daerah, agar Gresik tetap menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan ramah investasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk nyata sinergi, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemkab Gresik dan serikat pekerja se-Kabupaten Gresik. 

Komitmen tersebut mencakup penguatan regulasi ketenagakerjaan, peningkatan perlindungan jaminan sosial, hingga optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal.

Pemkab juga menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi tenaga kerja. Implementasi Perda Nomor 7 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan terus dioptimalkan, dengan target minimal 60 persen tenaga kerja berasal dari warga lokal.

“Ketika SDM kita semakin kompeten dan kesempatan kerja terbuka luas bagi warga Gresik, maka kesejahteraan akan tumbuh secara berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, penguatan monitoring rekrutmen tenaga kerja juga dilakukan bersama unsur tripartit, termasuk optimalisasi peran Unit Reaksi Cepat (URC) Ketenagakerjaan untuk mendeteksi potensi pelanggaran hak pekerja.

Sementara itu, Ketua Panitia May Day 2026 Subari menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Momentum May Day ini kita isi dengan kegiatan positif sebagai wujud syukur, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia menilai peringatan tahun ini menjadi simbol kedewasaan hubungan industrial di Gresik, di mana pekerja, pemerintah, dan pengusaha mampu bersinergi dalam suasana harmonis.

Acara juga dimeriahkan dengan hiburan serta pengundian berbagai hadiah menarik, termasuk doorprize utama berupa satu unit motor niaga dan kendaraan bermotor yang disambut antusias para pekerja. (hud/van)