Bupati Jember ketika meresmikan Klinik Khusus CPMI di RSD Balung.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jember terus memperkuat perlindungan bagi calon pekerja migran melalui penyediaan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau dan terjangkau.
Salah satu langkah konkretnya diwujudkan dengan peresmian klinik khusus Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di RSD Balung pada Senin (27/4/2026).
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait. Kehadiran klinik ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat Jember yang ingin bekerja di luar negeri melalui prosedur resmi dan legal.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pembentukan klinik khusus CPMI merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja migran asal Jember yang selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa.
Menurut dia, masih banyak warga yang memilih jalur non-prosedural karena terkendala proses administrasi yang rumit serta biaya pengurusan yang cukup tinggi.
“Dulu masyarakat Jember harus pergi ke luar kota seperti Surabaya atau Malang hanya untuk mengurus dokumen di P4MI,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut kini mulai berubah setelah Pemkab Jember melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat sehingga layanan pengurusan terkait pekerja migran sudah dapat diakses di Mall Pelayanan Publik Jember.
Selain menghadirkan kemudahan layanan administrasi, pemerintah daerah juga melakukan terobosan dengan memangkas biaya pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) bagi calon pekerja migran.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




