General Manager Hady & Adahi Program, Seraj Mohammed Alfelali (tengah) saat memberikan keterangan pers
MAKKAH,BANGSAONLINE.com - Jelang Iduladha, kerajaan Arab Saudi kembali menunjuk Adahi sebagai fasilitas penyembelihan hewan kurban dan dam bagi jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia pada musim haji 2026.
General Manager Hady & Adahi Program, Seraj Mohammed Alfelali mengatakan, kapasitas penyembelihan hewan dam di fasilitas tersebut mencapai lebih dari 400 ribu ekor per hari selama musim haji.
BACA JUGA:
- Zayed Foundation Serahkan Bantuan Rp3,3 Miliar untuk 162 Jemaah Haji Indonesia
- Kemenhaj Perkuat Kawal Haji, Laporan Jemaah Kini Dipantau Real Time
- Dukung Program Haji Ramah Lansia-Disabilitas, BSI Kirim Bantuan 300 Kursi Roda Tahap Awal di Jeddah
- Cuaca Ekstrem Arab Saudi, Jemaah Haji Diimbau Jaga Kesehatan Kaki
“Per hari lebih dari 400.000. Ya, lebih dari 300.000,” ujar Seraj saat menerima wartawan dari sejumlah negara, termasuk tim Media Center Haji (MCH) Indonesia di Makkah, Senin (11/5/2026).
Menurut Seraj, Adahi sebenarnya mampu menangani hingga 1,5 juta ekor hewan. Namun, kapasitas penyimpanan yang tersedia saat ini hanya sekitar 1,2 juta ekor.
Ia menjelaskan, operasional penyembelihan dan pengolahan hewan dam di Adahi didukung sekitar 17 ribu pegawai.
Adahi hanya melayani penyembelihan hewan dam dan kurban jenis domba. Seluruh proses dilakukan dengan standar kebersihan dan higienitas yang ketat, mulai dari pemotongan hingga pengemasan.
Setelah diproses, daging kurban kemudian didistribusikan ke sejumlah negara yang membutuhkan bantuan pangan.
“Sebenarnya kami mendistribusikan porsi daging ke negara-negara yang membutuhkan berdasarkan kriteria tertentu, delapan kriteria (yang berhak menerima kurban berdasarkan syariat Islam),” kata Seraj.
Seraj menyebut negara penerima distribusi daging diprioritaskan untuk wilayah yang terdampak bencana alam, perang, wabah penyakit, maupun situasi darurat lainnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




