Ziarah ke makam Bung Karno, Kota Blitar, sebagai rangkaian awal peringatan HUT ke-61 Lemhannas. Foto: AKINA NUR ALANA/BANGSAONLINE
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Rangkaian peringatan HUT ke-61 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia diawali dengan ziarah ke makam Bung Karno pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan dipimpin langsung Gubernur Lemhannas, TB Ace Hasan Syadzily.
Dalam keterangannya, ia menyebut ziarah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada Bung Karno yang juga dikenal sebagai pendiri Lemhannas.
BACA JUGA:
- Universitas KH Abdul Chalim Jadi Tuan Rumah Lemhannas Goes To Campus
- Persatuan Nasional Jadi Kunci Indonesia di Tengah Krisis Global
- Rumah Pintar Pemilu Nasional Bung Karno: Sarana Literasi Demokrasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan
- Ketua Dewan Kehormatan PA GMNI Ungkap Rasa Bangga saat Ziarah ke Makam Bung Karno
"Bung Karno meyakini bahwa ketahanan nasional tidak bisa dipisahkan dari geopolitik global. Pemimpin nasional harus memahami situasi politik dunia agar Indonesia mampu menempatkan diri di tengah perubahan global," ujarnya.
Disebutkan pula bahwa pemikiran Soekarno masih relevan dengan kondisi saat ini, di mana berbagai konflik antarnegara berdampak pada stabilitas nasional, termasuk sektor ekonomi, pertahanan, dan sosial politik.
Karena itu, Lemhannas dinilai memiliki peran penting menyiapkan kepemimpinan nasional yang berwawasan kebangsaan sekaligus memahami perkembangan global.
Ace menegaskan, visi besar Bung Karno mengenai ketahanan nasional harus terus diwujudkan agar Indonesia mampu menghadapi tantangan internasional sekaligus mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045.
"Tanpa kepemimpinan nasional yang memiliki wawasan global dan dididik dengan kuat mengenai ketahanan nasional, maka cita-cita menuju Indonesia Emas akan sulit tercapai," tuturnya. (ina/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




