Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto, memberikan apresiasi atas capaian Bank Pereknomian Rakyat (BPR) Jwalita yang berhasil meraih penghargaan Top BUMD tingkat nasional.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan penyertaan modal terhadap BPR Jwalita sekaligus mengubah nama dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Pereknomian Rakyat Jwalita melalui rapat paripurna. Upaya tersebut dilakukan agar BPR Jwalita mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Tentunya dengan adanya suntikan dana ini bagaimana BPR Jwalita membantu usaha-usaha mikro yang ada di Trenggalek,” kata Mugianto.
Ia berharap, BPR Jwalita dapat mempermudah akses kredit bagi debitur serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Dan besar harapan kami pemerintah daerah menjadi bapaknya Bank Trenggalek,” ucapnya.
Mugianto juga mendorong agar BPR Jwalita digandeng oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kegiatan yang berkaitan dengan layanan keuangan.
“Daripada PAD-nya lari ke yang lain lebih baik kembali ke Trenggalek sendiri,” tuturnya.
Terkait kepemilikan saham, ia menegaskan mayoritas saham BPR Jwalita dimiliki Pemkab Trenggalek, sementara sebagian kecil berasal dari pihak swasta. (man/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




