Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Tinggalkan Yamaha pada Akhir Musim 2026

BANGSAONLINE.com — Sinyal perombakan besar-besaran di kubu Yamaha akhirnya terkonfirmasi. Pabrikan raksasa asal Jepang tersebut resmi mengumumkan akan mengakhiri kerja sama dengan dua pembalap andalan mereka, Fabio Quartararo dan Alex Rins, pada akhir musim MotoGP 2026.

Langkah ini diambil Yamaha Motor Co. sebagai bagian dari persiapan menyambut regulasi baru sekaligus memastikan susunan pembalap anyar mereka untuk musim 2027, yang santer dikabarkan akan diisi oleh Jorge Martin dan Ai Ogura.

"Yamaha Motor Co. Ltd. mengumumkan bahwa Fabio Quartararo dan Alex Rins akan mengakhiri kerja sama mereka dengan tim Monster Energy Yamaha MotoGP pada akhir musim MotoGP 2026," demikian bunyi pernyataan resmi pabrikan berlogo garpu tala tersebut.

Kepergian Fabio Quartararo tentu menjadi sorotan utama. Pembalap asal Prancis yang dijuluki El Diablo ini merupakan sosok yang mengembalikan kejayaan Yamaha saat merengkuh gelar juara dunia beberapa tahun lalu.

"Quartararo bergabung dengan proyek Yamaha Factory Racing MotoGP pada tahun 2019 dan dengan cepat membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta paling luar biasa di ajang balap ini. Kiprahnya bersama Yamaha diwarnai dengan 11 kemenangan, 32 podium, dan—sebagai pencapaian terbesarnya—gelar juara dunia MotoGP pada tahun 2021," tulis Yamaha dalam rilisnya.

Petualangan baru sudah menanti Quartararo. Seperti yang dilaporkan secara eksklusif oleh Motorsport.com awal tahun ini, ia dipastikan menyeberang ke tim pabrikan Honda musim depan dengan ikatan kontrak berdurasi dua tahun.

Sementara itu, nasib berbeda harus dihadapi oleh rekan setimnya, Alex Rins. Bergabung sejak tahun 2024, pembalap asal Spanyol ini dinilai telah memberikan sumbangsih besar dalam proses pengembangan motor YZR-M1.

"Rins bergabung dengan tim Monster Energy Yamaha MotoGP pada tahun 2024, membawa pengalaman luas serta kemampuan juara yang telah terbukti. Selama bersama Yamaha, ia telah memberikan kontribusi berupa pengalaman dan tekadnya, mendorong pengembangan motor serta memperkuat performa tim secara keseluruhan," tambah pihak pabrikan.

Meski mengantongi rekor impresif dengan 18 kemenangan (6 di antaranya di kelas utama), masa depan pembalap berusia 30 tahun ini masih teka-teki. Segala indikasi kuat menunjukkan bahwa Rins kemungkinan besar tidak akan lagi berkompetisi di grid MotoGP tahun depan.

Kendati perpisahan sudah di depan mata, kedua belah pihak menegaskan akan tetap tampil habis-habisan di sisa musim ini. Yamaha dan kedua pembalapnya berkomitmen penuh pada tujuan bersama untuk meraih hasil terbaik hingga seri penutup musim 2026.

"Yamaha menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Quartararo dan Rins atas dedikasi, profesionalisme, dan pencapaian mereka, serta mendoakan yang terbaik bagi langkah mereka di masa depan," tutup pernyataan resmi tersebut.

Dengan kepastian hengkangnya Quartararo dan Rins, publik kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari Yamaha mengenai perekrutan Jorge Martin dan bintang muda Ai Ogura untuk mengawal era baru mereka.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: