K.H. Imron Fatah Ingatkan Evaluasi Kualitas SPPG dalam Program MBG di Bangkalan

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan program MBG atau Makan Bergizi Gratis di Kota Dzikir dan Sholawat terus menunjukkan perkembangan.

Namun, salah satu tokoh masyarakat setempat, K.H. Imron Fatah, mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus menambah jumlah SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), tetapi juga memperhatikan evaluasi menyeluruh terhadap yang sudah berjalan.

“Jangan sampai jumlah SPPG terus bertambah tanpa mempertimbangkan kebutuhan riil. Jika terlalu banyak, dikhawatirkan terjadi tumpang tindih wilayah pelayanan hingga persaingan tidak sehat antar-SPPG,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

Ia menekankan pentingnya penguatan manajemen, pemerataan wilayah layanan, peningkatan kualitas pelayanan, serta pengawasan operasional agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.

Satgas MBG juga melakukan evaluasi berkala sebelum membuka titik layanan baru, sehingga potensi persoalan dapat diantisipasi sejak dini dan manfaat program tetap optimal bagi masyarakat.

Hingga saat ini, tercatat 212 SPPG disiapkan untuk melayani 297.026 penerima manfaat (PM) di 18 kecamatan. Ketua Satgas MBG Bangkalan, Bambang Mustika Budi, menyebut dari total 212 SPPG, sebanyak 145 telah memiliki kepala SPPG dan 128 di antaranya sudah beroperasi.

Namun, beberapa masih menghadapi kendala, seperti satu SPPG berstatus suspend karena IPAL, 3 belum memiliki ahli gizi, satu belum memiliki kepala SPPG, dan satu mengalami kejadian menonjol.

Selain itu, terdapat 17 SPPG yang segera beroperasi, 5 berhenti sementara, satu berstatus suspend, serta 67 masih dalam tahap persiapan. Dari sisi kelayakan, 26 SPPG masih berproses memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara 92 sudah mengantongi sertifikat tersebut. (uzi/mar)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: