BAUBAU, BANGSAONLINE.com - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengunjungi kediaman keluarga almarhumah Fitri Rezkiani di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (11/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan negara kepada Fitri yang wafat ketika bertugas sebagai petugas kesehatan haji di tanah suci.
Almarhumah merupakan dokter Tim Kesehatan Haji Kloter UPG-38 yang mendampingi jemaah asal Sulawesi Tenggara. Ia wafat di Makkah pada 7 Juni 2026 setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz.
Dalam suasana haru, Menhaj Gus Irfan menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga serta membawa salam duka dari Presiden Prabowo.
“Atas nama pemerintah dan seluruh keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah dr. Fitri,” ujarnya.
Ia memberikan penghargaan atas dedikasi Fitri yang tetap melayani jemaah di tengah beratnya tugas operasional haji. Ia mendoakan agar pengabdian almarhumah diterima Allah SWT dan dianugerahkan kedudukan syahid.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal pengabdian beliau, mengampuni segala kekhilafannya, melapangkan tempat peristirahatannya, dan menganugerahkan kedudukan syahid karena wafat saat menjalankan tugas mulia melayani tamu-tamu Allah,” tuturnya.
Dalam kunjungan tersebut, keluarga almarhumah menerima manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja dan pensiun dari PT TASPEN, santunan dari Bank Syariah Indonesia, serta bantuan tunai dari Kementerian Haji dan Umrah. Menhaj Gus Irfan menegaskan, nilai terbesar bukan pada materi bantuan, melainkan pada keteladanan dan pengabdian Fitri.
“Tidak ada nilai materi yang dapat menggantikan kehilangan keluarga atau membalas pengabdian almarhumah. Yang terbesar adalah dedikasi dr. Fitri, keteladanan yang beliau tinggalkan, dan doa dari seluruh masyarakat serta jemaah,” katanya.
Kepergian Fitri meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, petugas haji, dan jemaah. Pengabdiannya menjadi teladan bagi seluruh petugas haji dalam melayani jemaah dengan penuh tanggung jawab hingga akhir hayat. (msn/mar)










