Jasad korban saat dilalukan pemeriksaan oleh tim iden Polres Tuban. foto: suwandi/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Satu pelajar di Desa Tanggir, Kecamatan Singgahan, Tuban tewas diduga karena dihajar ramai-ramai oleh temannya sendiri. Korban diketahui bernama Ahmad Purnomo (15). Dia dihajar ramai-ramai lantaran diduga ketahuan mencuri id asrama pendidikan setempat, Senin (30/11).
Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Suharta kepada bangsaonline.com mengatakan bahwa persitiwa ini terungkap karena sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari pihak puskesmas. Pasalnya, perawat menerima jasad korban dalam kondisi tidak wajar. Seketika itu, petugas mengidentifikasi langsung ke lokasi guna melakukan penyelidikan.
BACA JUGA:
- Iming-imingi Kerja di Anak Usaha Semen Indonesia, Pria Asal Blora Tipu Warga Tuban Rp54 Juta
- Bayi Laki-laki Ditemukan Meninggal dalam Tas di Pinggir Sawah Rengel Tuban
- Aparat Gabungan Amankan Belasan Kayu Hasil Pembalakan Liar di Hutan Jatirogo Tuban
- Polres Tuban Bongkar Sindikat Pencurian Sapi, Hasil Curian Dijual ke Lumajang
“Ternyata pelajar tersebut berasal dari Kabupaten Bojonegoro, ia tinggal di asrama pendidikan sekolah setempat,” terangnya.
Menurut Suharta, dugaan sementara tewasnya pelajar tersebut karena dianiaya oleh temannya sendiri. Sebab, berdasarkan pemeriksaan sementara korban diduga mencuri hingga berujung penganiayaan. Sedangkan, akibat penganiayaan itu korban mengalami luka memar bagian mulut, memar bagian mata dan luka pinggang.
“Kini Jenazah sudah dibawa ke RSUD Dr. Koesma Tuban guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.
Hingga kini, pihak tenaga pengajar belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.(wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





