SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Surabaya menggelar B4 Iwapi Academy selama dua hari di Hotel Regentris Surabaya sebagai upaya meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan jejaring pengusaha perempuan.
Ketua Iwapi DPC Surabaya, Sofi Riandini, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program perdana yang dirancang menjadi agenda tahunan. B4 Iwapi Academy tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Iwapi, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum, khususnya calon anggota.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pembekalan kepada anggota, khususnya yang baru, sekaligus mengenalkan organisasi Iwapi kepada masyarakat. Materi yang diberikan tidak hanya terkait organisasi, tetapi juga umum seperti literasi keuangan, public speaking, personality, dan leadership,” ujar Sofi, Jumat (17/7/2026).
Ia menegaskan Iwapi terbuka bagi seluruh perempuan yang memiliki usaha, baik berskala kecil maupun besar. Menurutnya, bergabung dalam organisasi dapat memberikan nilai tambah berupa pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang sulit diperoleh secara individu.
“Tidak harus punya usaha besar. Usaha rumahan pun tidak masalah. Yang penting punya semangat untuk berkembang. Iwapi menjadi wadah sekaligus jembatan bagi para pengusaha perempuan untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan,” imbuhnya.
Ketua Panitia B4 Iwapi Academy, Ardhanari, menjelaskan konsep B4 dalam kegiatan tersebut mencakup empat aspek utama, yakni Brain, Beauty, Behavior, dan Brave. Keempat aspek itu dinilai menjadi fondasi penting bagi perempuan dalam mengembangkan kapasitas diri maupun usahanya.
“Brain berkaitan dengan kecerdasan dan pengelolaan keuangan, Beauty terkait personality dan kemampuan komunikasi, Behavior menyangkut etika, dan Brave adalah keberanian. Semua aspek ini diasah dalam pelatihan selama dua hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya regenerasi organisasi mengingat banyak anggota Iwapi yang telah senior sehingga perlu menyiapkan kader penerus.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPD Iwapi Jawa Timur, Reny Widya Lestari, menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi dinamika dunia usaha yang terus berubah.
“Perubahan adalah peluang. Saat kondisi ekonomi tidak menentu, pengusaha harus mampu berinovasi. Iwapi hadir untuk saling menguatkan antaranggota, termasuk dengan saling mendukung produk sesama anggota,” ungkapnya.
Menurut Reny, solidaritas antarpengusaha perempuan yang tergabung dalam Iwapi menjadi kekuatan penting untuk menghadapi tantangan dunia usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas perempuan.
Melalui B4 Iwapi Academy, Iwapi Surabaya berharap dapat melahirkan pengusaha perempuan yang cerdas, berkarakter, berwibawa, dan berani sehingga mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.










