Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkab Nganjuk Resmikan Layanan Darurat Terpadu Call Center 112

Ringkasan Berita
  • Diskominfo Kabupaten Nganjuk meluncurkan Call Center Layanan Darurat 112 untuk merespons cepat aduan dan kondisi darurat masyarakat seperti ambulans, kecelakaan, kebakaran, dan bencana alam.
  • Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan layanan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan menjamin keselamatan warga di seluruh wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan.
  • Layanan 112 ini diberikan secara gratis tanpa biaya pulsa dan bertujuan menyentralisasikan semua aduan darurat masyarakat melalui satu pintu yang mudah diakses.
  • Kepala Diskominfo menyatakan layanan diprioritaskan untuk penanganan real-time seperti permintaan ambulans darurat, kebakaran, dan bencana alam, dengan operator yang siap bertugas nonstop.
  • Peluncuran dilakukan dengan seremoni di Kantor Diskominfo Nganjuk dan dihadiri oleh pejabat daerah, anggota DPRD, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk resmi meluncurkan Call Center Layanan Darurat 112.

Layanan ini dihadirkan untuk merespons dengan cepat berbagai aduan dan kondisi darurat warga. Melalui sistem ini, petugas operator siap memproses laporan dan mengerahkan tim ke lokasi kejadian secara cepat. Beragam penanganan kedaruratan yang dapat dilaporkan antara lain kebutuhan ambulans mendadak, insiden kecelakaan lalu lintas, musibah kebakaran, bencana alam, hingga laporan kerusakan jalan.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa kehadiran layanan ini merupakan keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan menjamin keselamatan seluruh warga, baik yang berada di pusat kota maupun pelosok desa.

"Tujuan layanan darurat 112 ini langsung bisa dirasakan masyarakat secara menyeluruh baik di perkotaan maupun di pedesaan," kata Marhaen, Rabu (22/7/2026).

Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen ini berharap seluruh aduan serta persoalan kedaruratan masyarakat yang selama ini tersebar dapat disentralisasikan melalui satu pintu di saluran 112.

"Layanan darurat 112 ini diberikan secara gratis bebas pulsa tanpa dikenakan biaya, silahkan masyarakat mengunakan layanan ini dengan sebaik-baiknya," terangnya.

Mengingat pentingnya fungsi Call Center 112 setelah diluncurkan, Kang Marhaen menekankan pentingnya kesiapan sarana prasarana serta kesiapan para operator yang bertugas nonstop.

"Saya sudah melihat langsung ruang operasi pelayanan 112, semoga ke depan bisa terus berjalan untuk memberikan pelayanan yang tersentral di satu pelayanan kedaruratan," pungkas Marhaen.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Nganjuk, Subani, menjelaskan bahwa layanan 112 diprioritaskan untuk penanganan situasi yang membutuhkan tindakan cepat (real-time). Contohnya adalah permintaan bantuan ambulans darurat untuk pasien kritis atau ibu yang hendak melahirkan, penanganan kebakaran, serta bencana alam.

Prosesi peluncuran layanan kedaruratan 112 tersebut berlangsung meriah di halaman parkir Kantor Diskominfo Nganjuk. Agenda ini turut dihadiri oleh anggota Komisi I DPRD Nganjuk, Sekretaris Daerah, jajaran Kepala OPD, para Camat, Kepala Desa, hingga tokoh masyarakat setempat. (adv/bam)