Gus Kikin Pimpin PBNU, Wakil Bendahara PWNU Jatim Sebut Dua PR Besar

Ringkasan Berita
  • KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pengasuh Ponpes Tebuireng, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 melalui Muktamar ke-35 NU di Jombang.
  • Salah satu pekerjaan rumah besar adalah melakukan rekonsiliasi dengan rival di muktamar untuk mendinginkan suasana pasca kompetisi yang ketat.
  • PR besar lainnya adalah memperkuat perekonomian Nahdliyin dengan menggerakkan potensi melalui instrumen seperti BUMNU, LPNU, dan koperasi.
  • Gus Kikin diyakini mampu menjalankan tugas tersebut karena sosoknya yang teduh dan memiliki latar belakang sebagai seorang pengusaha.

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang.

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tersebut terpilih untuk memimpin PBNU selama lima tahun ke depan.

Fauzi Priambodo, Wakil Bendahara PWNU Jawa Timur, menyebut setidaknya ada dua pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera dihadapi Gus Kikin sebagai nahkoda PBNU.

"Dua PR besar Gus Kikin pasca Muktamar NU adalah pertama rekonsiliasi elit, kedua memperkuat ekonomi Nahdliyin," kata Fauzi, Selasa (1/9/2026).

Gus Fauzi mengatakan tensi kompetisi dalam muktamar kemarin sangat tinggi dengan rivalitas yang ketat.

Karena itu, Gus Kikin harus segera melakukan rekonsiliasi dengan para kandidat yang menjadi rivalnya dalam Muktamar ke-35 NU.

Fauzi meyakini sosok Gus Kikin yang teduh dapat mendinginkan suasana setelah kompetisi dalam muktamar.

Apalagi, Gus Kikin tidak termasuk dalam konflik internal PBNU sebelum pelaksanaan Muktamar.

"Di NU itu sudah biasa dari gegeran menjadi ger-geran. Karena itu saya yakin Gus Kikin bisa segera melakukan rekonsiliasi di tataran elit," ujar Fauzi.

Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) PWNU Jatim di era Kiai Marzuki Mustamar tersebut menyebut PR besar kedua Gus Kikin adalah meningkatkan perekonomian Nahdliyin.

Fauzi yakin semangat kebangkitan ekonomi saudagar atau Nahdlatul Tujjar yang digagas Hadratussyekh Hasyim Asy'ari bersama KH Wahab Hasbullah dapat membawa NU memasuki era kebangkitan ekonomi.

"Apalagi Gus Kikin adalah kiai yang berlatar pengusaha. Beliau pasti paham bagaimana menggerakkan potensi ekonomi Nahdliyin dengan instrumen yang ada, seperti BUMNU, LPNU dan Koperasi," pungkasnya. (mdr/van)