Suparman, Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertransos Trenggalek. foto: herman/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sesuai data dari Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertransos Trenggalek, Suparman, menyebutkan bahwa jumlah pengangguran di kabupaten trenggalek mencapai kurang lebih 16 ribu orang.
Ditemui di ruang kerjanya, Suparman mengatakan bahwa data tersebut dari Badan Pusat Statistik (BPS) Trenggalek tahun 2014 yang lalu.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Apresiasi Pramuka Jatim atas Program Bedah Rumah dan Nandur Mangrove
- Komisi IV DPRD Trenggalek: PPG Prajab dapat Prioritas Rekrutmen Guru di 2026
- Sekretariat DPRD Trenggalek Gelar MCU Bagi Seluruh Anggota Dewan
- Tingkatkan PAD, Komisi IV DPRD Kabupaten Usul Event Alun-Alun Trenggalek Digeser ke GOR Gajah Putih
"Jumlah angka pengangguran di kabupaten trenggalek sekitar 16 ribu orang," kata Suparman, Kamis (17/3).
Menurut Suparman, untuk data pengangguran tahun 2015 dan 2016 pihaknya sampai saat ini belum memiliki. Biasanya, kata Suparman pihak BPS setempat selalu memberikan data tersebut tiap tahun, tapi entah kenapa dua tahun belakangan pihaknya belum di beri sama sekali data tersebut.
Lebih lanjut kata Suparman, mereka yang tergolong pengangguran ini mayoritas hanya memiliki ijazah SD dan SMP.
Suparman mengaku pihaknya sudah berupaya mengurangi angka pengangguran ini dengan berbagai cara, salah satunya adalah bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah. Seperti pada tahun 2015 lalu, sesuai program dari pemerintah pusat pihaknya telah melaksanakan program padat karya di bidang infrastruktur, program padat karya produktif, program terapan teknologi tepat guna serta program tenaga kerja mandiri dan perekrutan tenaga kerja sarjana. (man/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






