Suasana UN di SMAN 1 Trenggalek. foto: herman subagyo/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dari 70 sekolah tingkat menengah se-Kabupaten Trenggalek, hanya 3 sekolah saja yang saat ini menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Maryono melalui Kepala Seksi Dikmen Sunaryo Dinas Pendidikan kabupaten Trenggalek.
“Yakni SMKN I Trenggalek, SMKN I Pogalan dan SMK I Islam Durenan,” kata Kasi Dikmen Sunaryo di ruang kerjanya, Senin (4/4).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Apresiasi Pramuka Jatim atas Program Bedah Rumah dan Nandur Mangrove
- Komisi IV DPRD Trenggalek: PPG Prajab dapat Prioritas Rekrutmen Guru di 2026
- Sekretariat DPRD Trenggalek Gelar MCU Bagi Seluruh Anggota Dewan
- Tingkatkan PAD, Komisi IV DPRD Kabupaten Usul Event Alun-Alun Trenggalek Digeser ke GOR Gajah Putih
Menurut Sunaryo, di luar tiga sekolahan tersebut, semuanya masih menerapkan ujian nasional secara manual alias menggunakan kertas. Bahkan untuk SMAN I Trenggalek kata Sunaryo masih menerapkan UN dengan cara manual.
Sunaryo menjelaskan alasan SMAN I Trenggalek masih menerapkan UN secara manual lantaran fasilitas komputer masih belum mencukupi. Idealnya, kata Sunaryo, untuk satu sekolahan menyediakan fasilitas komputer sejumlah sepertiga dari jumlah seluruh siswa di masing masing sekolahan.
Disinggung mengenai kemungkinan adanya kebocoran soal ujian nasional, Sunaryo langsung menimpali bahwa UN kali ini berjalan lancar.
”Yang jelas sampai dengan hari ini pelaksanaan ujian nasional berjalan aman dan lancar. Bahkan saat pendistribusian soal ujian nasional ke seluruh sekolahan pada hari Kamis yang lalu juga berjalan aman dan lengkap,” tegasnya.
Ditambahkan oleh Sunaryo, untuk jumlah peserta ujian nasional tahun ini mencapai 2.478 siswa. (man/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






