BERI PAPARAN: Ketua PWI Jawa Timur, Ahmad Munir saat menyampaikan materi tentang keterbukaan dan kebebasan pers. foto: suwandi/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban menggelar diskusi publik tentang pers di pendopo Krido Manunggal, Rabu (6/4). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2016.
Dalam diskusi ini, PWI Tuban mendatangkan 4 nara sumber, yakni Wakil Bupati Tuban Ir Noor Nahar Husein, Jurnalis senior Tuban Dwi Setyawan, Ketua PWI Jawa Timur Ahmad Munir dan Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan.
BACA JUGA:
- Gugah Minat Baca-Tulis Generasi Muda, PWI Tuban Gelar Duta Literasi Pelajar 2026
- Jadi Pemateri di Unirow, Gaguk Sudarmo Ajak Pelajar Tuban Melek Demokrasi Sejak Bangku Sekolah
- Dukung HPN PWI Tuban Fun Run Night, PT Solusi Bangun Indonesia Terjunkan 50 Runner Terbaiknya
- PWI Tuban Beri Penghargaan untuk Kapolres dan Dandim
Sedangkan tamu yang hadir selain masyarakat umum, juga ada para wakil perusahaan, partai politik, akademisi, SKPD, Camat, Kepala Desa serta sejumlah korban pemerasan dari oknum yang megaku wartawan.
Pada kesempatan itu, para korban diberi kesempatan untuk menyampaikan keluh kesah atas ulah oknum wartawan yang suka mengancam dan memeras.
Ketua PWI Tuban, Pipit Wibawanto mengatakan, kegiatan ini sangat penting karena memberikan wawasan tentang pers yang transparan dan akuntabel. Ia menyampaikan bahwa tugas wartawan adalah menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya.
“Dari diskusi ini, kami memberitahukan pada publik atau masyarakat agar ikut mengawasi dan mengevaluasi keberadaan wartawan yang melenceng dari etika atau kode etik jurnalistik,” terang Pipit saat ditemui BANGSAONLINE.com seusai acara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




