Ketua DPD II Golkar Gresik, Ahmad Nurhamim menerima bendera kepemimpinan Golkar, beberapa waktu lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPD II Golkar Gresik menyikapi serius banyaknya keluhan masyarakat terhadap sejumlah anggota DPRD Gresik. Pasalnya, menurut Golkar saat ini banyak anggota legislatif yang dianggap "kacang lupa kulitnya". Yakni setelah duduk di kursi panas DPRD, lupa jasa-jasa rakyat.
Partai berlambang pohon beringin di bawah komando Ahmad Nurhamim ini mulai menakar (mengukur) loyalitas kader, baik yang duduk di parlemen (DPRD) maupun yang di jajaran struktural.
BACA JUGA:
"Keluhan rakyat seperti itu menjadi PR (pekerjaan rumah) besar Golkar Gresik yang harus disikapi serius," kata Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gresik, Ahmad Nurhamin, Minggu (19/6).
Menurut dia rakyat atau masyarakat berhak menagih loyalitas para wakil rakyat yang duduk di parlemen pada saat pileg mereka dukung. Sebab, seseorang bisa duduk di kursi DPRD karena jasa-jasa masyarakat.
"Kalau tidak didukung, tidak dipilih masyarakat, jelas gak akan jadi. Makanya, sangat disayangkan kalau ada anggota DPRD yang tidak loyal terhadap masyarakat," jelas mantan Wakil Ketua DPRD Gresik periode 2009-2014 ini.
Loyalitas terhadap rakyat, lanjut Nurhamim, tidak hanya bagi anggota DPRD. Namun, juga berlaku terhadap kepala daerah.
Lalu apa bentuk loyalitas itu? Kata Nurhamim, loyalitas itu berupa apa saja yang telah mereka janjikan kepada rakyat, baik saat pileg maupun pilkada (pemilihan kepala daerah).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




