Kloter Pertama Berangkat 9 Agustus, Jemaah Haji Diminta Waspadai Virus Unta

Kloter Pertama Berangkat 9 Agustus, Jemaah Haji Diminta Waspadai Virus Unta Dirjen PHU Abdul Djamil (kiri) dan Dirut Garuda Indonesia M Arif Wibowo saat meninjau pesawat pengangkut jamaah haji Boeing 777-300ER.

"Pesawat sudah ada. Dengan fasilitas maskapai yang didukung fasilitas sesuai standar, kita tidak perlu khawatir terkait pesawat yang menerbangkan ," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil saat meninjau kesiapan pemberangkatan oleh maskapai Garuda Indonesia.

Menurut dia, maskapai Garuda sudah baik secara pelayanan, terutama untuk mengakomodasi anggota jamaah dari daerah.

Dia mengatakan awak kabin penerbangan jamaah sebagian dipilih dari putra daerah, sehingga lebih mampu melayani jamaah yang terkendala bahasa Indonesia.

"Pengambilan kru lokal ditujukan agar tidak ada jarak budaya. Ada dari mereka yang tidak bisa bahasa Indonesia," katanya menambahkan.

Bagi jamaah reguler akan diberangkatkan dalam 384 kelompok terbang (kloter) melalui 13 embarkasi. Proses pemberangkatan jamaah akan berlangsung selama 28 hari yang terbagi pada dua gelombang.

Gelombang pertama jamaah Indonesia akan berangkat dari Tanah Air dan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Arab Saudi. Pemberangkatan gelombang pertama akan berlangsung pada 9 hingga 21 Agustus 2016.

Selanjutnya, gelombang kedua pemberangkatan akan berangkat dari Indonesia untuk mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAAIA) Jeddah, Arab Saudi. Waktu pemberangkatan ini akan berlangsung pada 22 Agustus hingga 4 September 2016. (met/hal/lan)

Sumber: metrotvnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO