Eko membeberkan, tingkat kemiskinan ini masih sulit dibongkar. Pasalnya pola pikir masyarakat belum bisa luas dan luwes. Ia mencontohkan program desa model di Desa Kaligede yang hasilnya belum maksimal.
Untuk itu, ke depan ia bersama muspika dan instansi bakal membuat upaya-upaya lain untuk mengentas kemiskinan di Kecamatan Senori. Ia mengatakan akan memaksimalkan pertanian karena wilayah Kecamatan Senori 42 persen masih berupa cocok tanam.
"Fokus kami, salah satunya berupaya mewujudkan pompanisasi di daerah persawahan Senori. Sawah yang sulit mendapatkan air akan dipompanisasi seperti di Desa Sidoharjo, Kaligede dan daerah lainnya," terangnya.
Soal infrastruktur, Eko menjelaskan bahwa Pemkab pada 2016 ini sudah mengalokasikan anggaran untuk Senori. Seperti jalan rusak dari arah Kecamatan Bangilan menuju Senori yang sudah dianggarkan Rp 2 miliar. Sedangkan, ruas lainnya, Eko mengaku sudah melaporkan ke pihak terkait.










