"Ketua PKK desa harus ditambah wawasannya sehingga bisa menginspirasi warganya. Salah satunya dengan kegiatan ke Jakarta itu," tukasnya.
Baginya, kegiatan tersebut sudah termasuk pemberdayaan PKK. Meski tidak dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. "Sudah sesuai aturan, baik di Perbup maupun regulasi lainnya. Di dalam Perbup sudah berbunyi pemberdayaan," ujar Tjatur.
Ia pun menyatakan selain untuk pemberdayaan, kegiatan tersebut diisi penampilan kesenian daerah dan pameran produk lokal di anjungan Jatim di TMII Jakarta. "Jangan selalu beranggapan bahwa pemberdayaan untuk pembangunan fisik," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Jombang yang berangkat plesir ke Jakarta, Jumat (6/8) lalu terus disoroti berbagai kalangan. Kegiatan yang dipimpin Tjaturina Wihandoko, Ketua PKK Kabupaten Jombang itu dikecam karena hanya menghambur-hamburkan uang APBD Jombang dan DD (Dana Desa).









