Imam Muslimin dan Ana melihat jenazah ketiga anaknya hangus terbakar hanya bisa meratapi. Ana sempat mengelus kepala anaknya yang terbakar.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Raut kesedihan tak bisa disembunyikan pasangan Imam Muslimin dan Ana warga Desa Suwaluh RT 15 RW 04 Kecamatan Balongbendo. Betapa tidak, tiga buah hatinya yang masih balita harus meninggal dalam keadaan terbakar.
Tiga putra, Faris (5), Abdan (3) dan Rohman (2) meninggal mengenaskan karena rumah petak bambunya ukuran 3x12,5 terbakar. Ketiga balita itu menjadi korban kebakaran, saat tertidur dalam rumah. Sedangkan kedua orang tuanya sedang menunaikan shalat dluhur di masjid.
BACA JUGA:
- Gudang Pakan Ternak di Sidoarjo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta
- Area Pabrik Plastik Seluas 4 Ribu Meter Persegi di Sukodono Sidoarjo Terbakar
- Kebakaran Pondok Pesantren Al-Barokah, BPBD Sidoarjo Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
- Diduga Korsleting pada Sistem Kelistrikan, Mobil Mitsubishi Outlander di Sidoarjo Terbakar
"Saat berangkat shalat dluhur, mereka bertiga sedang tidur dikamar. Saya pulang, rumah habis terbakar," kata Ana kepada petugas Polsek Balongbendo, Senin (29/8).
Muslimin dan suaminya menduga kebakaran ini akibat konsleting listrik. Namun kepastia penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan tim Labfor Dari aparat kepolisian.
Kapolsek Balongbendo Kompol Sutriswoko menyatakan, kebakaran ini diduga akibat hubungan arus pendek. "Masih kita selidiki penyebab kebakaran dan menunggu penyelidikan tim labfor," katanya. (cat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




