Flushing Bendungan Wlingi-Lodoyo yang dilakukan PJT I.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Perum Jasa Tirta (PJT) I memastikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan pasokan air irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian di Blitar hingga Tulungagung tetap terjaga. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan flushing atau penggelontoran sedimen rutin di Bendungan Wlingi dan Lodoyo pada Mei 2026.
Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Brantas PJT I, Agung Nugroho, menyampaikan flushing merupakan agenda tahunan untuk menjaga kelancaran operasional waduk.
"Ini flushing rutin setiap tahun yang dilakukan di Bendungan Wlingi dan Lodoyo. Program rutin dari Perum Jasa Tirta I untuk kelancaran operasional waduk karena di sini ada pembangkit PLTA dan aliran irigasi Lodagung untuk area Blitar hingga Tulungagung seluas sekitar 12.200 hektare," ujarnya, Senin (18/5/2026).
Pelaksanaan flushing dijadwalkan berlangsung 18-20 Mei 2026. Pintu bendungan akan ditutup pada 22 Mei sebelum operasional kembali dinormalkan.
Agung menargetkan, aliran irigasi Lodagung dan PLTA kembali berjalan normal mulai 23 Mei 2026. Pada tahun ini, PJT I menargetkan 600 ribu meter kubik sedimen tergelontor dari 2 bendungan tersebut, jumlah yang relatif sama dengan capaian tahun sebelumnya.
Melalui penggelontoran sedimen rutin, PJT I berharap kapasitas tampung waduk tetap terjaga sehingga manfaat bendungan untuk mendukung ketahanan pangan melalui irigasi pertanian, serta pasokan energi listrik tetap optimal bagi masyarakat. (ina/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




