Pengecekan LPG di beberapa toko di Kota Blitar.
BLITAR,BANGSAONLINE.com - Elpiji bersubsidi 3 kilogram terpantau mulai mengalami kelangkaan di sejumlah titik di Kota Blitar.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar menemukan rantai pasokan yang belum stabil saat turun ke lapangan.
Petugas dari Satreskrim Polres Blitar Kota melakukan pengecekan ke sejumlah pangkalan hingga pelaku usaha di kawasan Jalan dr Wahidin dan Jalan Anjasmara.
Fokus utama mereka memastikan LPG subsidi tidak disalahgunakan oleh sektor usaha yang seharusnya menggunakan elpiji non-subsidi.
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Blitar Kota Iptu Yuno Sukaito menjelaskan, pengawasan dilakukan untuk menjaga distribusi tetap tepat sasaran.
Meski demikian, dari hasil pengecekan, tidak ditemukan pelanggaran penggunaan LPG subsidi oleh hotel maupun restoran.
“Dari sisi penggunaan aman, pelaku usaha sudah menggunakan elpiji non-subsidi. Tapi kami tetap lakukan pengawasan untuk memastikan distribusi berjalan baik,” ujarnya.






