Polres dan Disperindag Ungkap Kelangkaan LPG Subsidi Disebabkan Rantai Pasokan

Polres dan Disperindag Ungkap Kelangkaan LPG Subsidi Disebabkan Rantai Pasokan Pengecekan LPG di beberapa toko di Kota Blitar.

Namun di tingkat pangkalan, kondisi justru berbeda. Sejumlah agen mengaku stok elpiji 3 kilogram habis lebih cepat dari biasanya. Salah satunya terjadi di pangkalan di Jalan dr Wahidin yang telah kehabisan stok sejak sehari sebelumnya.

Asih, pemilik pangkalan, mengungkapkan bahwa lonjakan permintaan dalam beberapa waktu terakhir tidak diimbangi dengan kelancaran distribusi. 

Dalam kondisi normal, ia menerima sekitar 350 tabung per minggu. Namun kini, pasokan tambahan kerap terlambat datang.

“Biasanya ada tambahan, tapi sekarang sering molor. Kemarin stok sudah habis, hari ini harusnya ada 40 tabung masuk, tapi sampai sekarang belum datang,” jelasnya.

Tak hanya subsidi, kelangkaan juga merembet ke elpiji ukuran 12 kilogram. Tingginya permintaan di berbagai sektor membuat stok di lapangan ikut menipis.

Meski demikian, pangkalan memastikan harga jual masih sesuai ketentuan dan tidak mengalami kenaikan. Kondisi ini menjadi perhatian karena berpotensi memicu kepanikan jika distribusi tidak segera kembali normal.

Pihak kepolisian bersama Disperindag menegaskan akan terus memantau perkembangan di lapangan. Selain memastikan tidak ada penyalahgunaan, pengawasan juga diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan elpiji bersubsidi.(tri/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ratusan Ojol di Kota Blitar Gelar Unjuk Rasa Tuntut Zona Merah Stasiun Dihapus ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO