Konferensi pers terkait pembobolan sekolah di Mapolres Blitar. Foto: AKINA NUR ALANA/BANGSAONLINE
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polres Blitar mengungkap aksi pencurian dengan sasaran sekolah yang dilakukan seorang residivis, Suprianto (46), warga Kecamatan Doko. Pelaku menggunakan sepeda motor sport jenis Kawasaki Ninja 250 CC untuk melancarkan aksinya, sekaligus mempercepat pelarian.
Aksi terakhir dilakukan di SDN 3 Pagerwojo, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, pada Kamis (16/4/2026). Wakapolres Blitar, Kompol A. Rizky Fardian Caropeboka, menjabarkan kronologi pelaku saat konferensi pers, Jumat (24/4/2026).
“Pelaku merupakan residivis yang sudah beberapa kali melakukan tindak pidana, termasuk pencurian dan penganiayaan. Dalam aksinya, pelaku menggunakan sepeda motor pribadi untuk menuju lokasi dan melarikan diri. Jadi barang hasil curian ditali di bagian belakang motor kemudian dibawa kabur,” paparnya.
Hasil penyelidikan menunjukkan Suprianto juga pernah beraksi di MI Darul Huda, Kecamatan Doko. Barang curian didominasi perangkat elektronik, seperti proyektor, dua laptop, dan sound speaker.
Polisi mengamankan sebagian besar barang bukti, meski uang tunai yang diambil telah habis digunakan pelaku. Selain barang curian, polisi menyita obeng, tang, tali karet, ransel, serta motor Kawasaki Ninja 250 CC yang dipakai pelaku.
“Barang bukti masih lengkap kecuali uang tunai. Pelaku memang sudah beberapa kali menyasar sekolah karena dinilai mudah dan minim pengawasan,” kata Rizky.
Pelaku kini diamankan di Mapolres Blitar untuk proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat Pasal 466 dan Pasal 521 KUHP tentang tindak kriminal yang mengakibatkan seseorang mengalami luka berat.
Polisi mengimbau pihak sekolah meningkatkan sistem keamanan agar tidak kembali menjadi sasaran kejahatan. (ina/mar)





