Mensos Gencar Luncurkan e-Warung, Khofifah: Penerima Bantuan tak Perlu Antre Berjam-Jam

Mensos Gencar Luncurkan e-Warung, Khofifah: Penerima Bantuan tak Perlu Antre Berjam-Jam Mensos Khofifah Indar Parawansa saat meluncurkan e-Warung KUBE di Pasuruan

Untuk meningkatkan akses keluarga miskin terhadap pelayanan keuangan inklusif serta menghilangkan penyalahgunaan bantuan, lanjut Khofifah Indar Parawansa, Kementerian Sosial (Kemensos) mengubah bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dari tunai menjadi nontunai. Program baru ini dilaksanakan dengan menggandeng BNI.

“Sistem penyaluran bantuan sosial berbasis nontunai itu untuk mencegah distribusi yang tak tepat kuantitas dan kualitas. Selain bisa dikonversi ke gula, minyak goreng dan tepung terigu, bansos sedang diupayakan untuk bisa dikonversi dengan gas elpiji 3 kilogram dan daging kerbau,” tegasnya.

Di wilayah Kota Probolinggo baru tedapat 7 warung yang terintegrasi dengan layanan online e-Warung KUBE tersebut. Ke depannya akan terus ditambah sesuai kebutuhan di masing-masing kelurahan yang ada di Kota Probolinggo.

“Layanan e-Warung di Kota Probolinggo ini merupakan yang ke 22 dari target 44 kota se-Indonesia pada Desember 2016 nanti. Peluncurannya dilatarbelakangi permasalahan penyaluran bansos yang tak tepat sasaran baik secara kunatitas maupun kualitas,” ucap Khofifah Indar Parawansa.

Launching juga dilakukan di Jl Sunan Ampel Bugul Kidul Kota Pasuruan. Menurutnya, KKS juga berfungsi sama halnya dengan ATM.

''Jika masyarakat yang berbelanja ke Mall atau toko lainya lupa gak bawa uang, maka itu bisa digunakan,'' kata dia ketika memberi sambutan kepada masyarakat Kota Pasuruan yang hadir dalam acara tersebut.

Khofifah berpesan kepada masyarakat yang sudah menerima KKS tersebut bisa memanfaatkan dengan baik. (ndi/afa) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO