SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Teka-teki siapa pendamping Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang dipastikan akan maju menjadi Calon Gubernur Jawa Timur mulai terkuak. Bakal calon wakil gubernur yang akan mendampingi Gus Ipul mengerucut pada dua nama, yaitu Kusnadi dan Budi Sulistyono (Kanang). Keduanya sama-sampa politisi dari PDI Perjuangan, Kusnadi menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kanang sebagai Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai.
Sinyal pendamping Gus Ipul berasal dari PDI Perjuangan itu disampaikan oleh Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar. Politisi PKB yang akrab disapa Pak Halim itu secara terbuka minta kepada PDI Perjuangan agar mencarikan pendamping untuk Gus Ipul dari kader terbaik PDIP. Hal itu disampaikan Pak Halim saat mengantarkan Gus Ipul mendaftar sebagai bakal Cagub di kantor DPD PDIP, Jl. Kendangsari, Surabaya.
BACA JUGA:
- KPU Kabupaten Kediri Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- KPU Tetapkan Khofifah-Emil Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih
- Tok! MK Tolak Gugatan Risma-Gus Hans, Khofifah-Emil : Ayo Bersatu Bangun Jawa Timur
- Syukuran Tim Pemenangan Jombang, Khofifah Minta Konsolidasi Berlanjut untuk Pembangunan Jatim
“Kami meminta agar PDIP mencarikan kader terbaiknya untuk mendampingi Gus Ipul dalam pilgub. Perpaduan antara Nasionalis dan Religius adalah representasi Jawa Timur. Tidak tertutup kemungkinan pilgub nanti bisa berlangsung secara musyawarah dan mufakat,” ujar Pak Halim, Jumat (2/6).
Sinyal pendamping Gus Ipul dari PDIP makin menguat dari langkah Kusnadi mendaftar sebagai kontestan pilgub. Wakil Ketua DPRD Jatim itu mendaftar tidak sebagai Cagub, tapi Cawagub. Menurut Kusnadi, dirinya tahu diri sebagai kader partai pemenang kedua di Jatim lebih pas mendampingi Gus Ipul yang direkom oleh PKB yang notabene partai pemenang pemilu di Jatim.
“Ini fatsun politik, sebagai partai pemenang kedua lebih pas mendampingi calon dari partai pemenang. Karena itu saya ambil formulir sebagai Cawagub,” imbuh Kusnadi.
Sementara itu, Kanang juga menyatakan akan mendaftar sebagai bakal Cawagub tapi belum memastikan kapan. Menurut Bupati Ngawi itu, waktu pendaftaran masih panjang, masih ada waktu dua minggu lagi sampai penutupan pendaftaran.
“Iya, daftar tapi nanti. Khan masih panjang masa pendaftarannya,” tandas alumni GMNI tersebut. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




