Dorong Wisata Heritage dan Kuliner Lokal, Wali Kota Pasuruan Resmikan Wisata Kampung Koeno Bangilan

Dorong Wisata Heritage dan Kuliner Lokal, Wali Kota Pasuruan Resmikan Wisata Kampung Koeno Bangilan Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, meresmikan Wisata Kampung Koeno Bangilan di Jalan Dewi Sartika hari ini, Sabtu (14/2/2026).

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, meresmikan Wisata Kampung Koeno Bangilan yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Sabtu (14/2/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis untuk mendorong wisata heritage dan kuliner lokal, sekaligus melibatkan masyarakat dalam pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi.

Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkolaborasi mewujudkan Kampung Koeno Bangilan. Menurutnya, keberhasilan ini lahir dari semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat.

“Alhamdulillah, di momen Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340 ini kita menambah satu destinasi wisata. Terima kasih atas kolaborasi Karang Taruna, Japan Tobacco International (JTI), Pokdarwis, dan seluruh masyarakat. Kami ingin generasi muda berada di garda terdepan dalam menggerakkan sektor ekonomi,” kata Mas Adi.

Ia menjelaskan, kawasan Bangilan memiliki arsitektur kuno yang masih terjaga dan berbagai kuliner legendaris khas Kota Pasuruan yang perlu dilestarikan sebagai identitas daerah.

Usai meresmikan, Mas Adi jalan mengelilingi Kampung Koeno yang masih memiliki desain arsitektur klasik.

“Bangilan dikenal dengan arsitektur kuno yang masih terjaga, serta kuliner khas seperti Kopi Sepoor Kaspandi, rawon, dan sate komoh yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Ditjen Kemendikbud RI. Potensi ini harus kita jaga untuk generasi mendatang,” jelasnya.

Mas Adi juga menegaskan bahwa pengembangan kampung wisata merupakan bagian dari komitmen pemkot untuk mendorong potensi lokal agar dikenal luas dan memiliki daya saing. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan mengelola Kampung Koeno Bangilan secara berkelanjutan, agar tidak berhenti pada seremoni peresmian semata.

“Ini menjadi salah satu potensi unggulan kita. Harapannya dapat terus kita sosialisasikan dan kembangkan sehingga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” tegas Mas Adi.

Kampung Bangilan telah melalui proses sosialisasi dan pengembangan sejak September 2025, melalui kolaborasi antara Pemkot Pasuruan, Japan Tobacco International (JTI), dan Yayasan Investasi Sosial Indonesia (YISI).

Peresmian turut dimeriahkan dengan jalan sehat, sepeda santai, dan penampilan drumband warga setempat. Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD, Camat Panggungrejo, Lurah Bangilan, serta tokoh masyarakat. (par/msn)